Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2024

(Monolog 2) SARAPAN SEBELUM TIDUR

"Sudah berapa lama jaring laba-laba itu bersarang di sana?" masih dengan mata yang teduh dan suara parau. Aku menjawab, "Mereka sudah lama di sana, aku takut laba-laba, maka tak ku bersihkan sarangnya." Dalam keheningan malam yang melingkupi kami, jaring-jaring halus itu berkilau lembut, menampakkan cahaya rembulan. Seolah setiap benang yang melintang membawa cerita yang tak terucapkan. Kisah tentang kesepian, keabadian, dan harapan yang tertahan di antara celah-celahnya.  "Seharusnya kau tidak takut" ia melanjutkan, menatapku dengan tatapan yang dalam. "Laba-laba itu hanya menjalani takdirnya, sama seperti kita." Aku tertegun sejenak, menggenggam erat cangkir teh yang mengepul hangat di tanganku. Aroma harum menyusup ke dalam hati, seolah mengajak jiwa ini berbincang.  "Kau lihat, tuan" kataku, dengan suara bergetar di antara desiran angin malam. "Laba-laba mengajarkan kita tentang kesabaran. Dalam diam, mereka menunggu mangsanya....